Tentang Provinsi KALTIM

Kalimantan Timur merupakan salah satu Provinsi terluas kedua setelah Papua yang kaya akan potensi sumber daya alam, dimana sebagian besar potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal. Sumber daya alam dan hasil – hasilnya sebagian besar dieksport keluar negeri, sehingga Provinsi ini merupakan penghasil devisa utama bagi negara, khususnya dari sektor Migas, Pertambangan, Kehutanan dan hasil lainnya.

Secara administratif Provinsi ini memiliki batas wilayah sebelah Utara berbatasan dengan Negara Bagian Sabah Malaysia Timur, sebelah Timur berbatasan dengan sebagian (12 Mil) Selat Makasar dan Laut Sulawesi, sebelah Selatan berbatasan dengan Provinsi Kalimantan Selatan, sebelah Barat berbatasan dengan Provinsi Kalimantan Tengah dan Provinsi Kalimantan Barat serta Negara Bagian Serawak Malaysia Timur.

Seiring dengan pelaksanaan otonomi daerah atas dasar Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah, Provinsi Kalimantan Timur telah melakukan pemekaran wilayah administrasi pemerintahan menjadi 14 Kabupaten/Kota yang masing – masing 4 Kota dan 10 Kabupaten.

Luas Provinsi Kalimantan Timur 20.865.774 Ha atau 208.657,74 Km² meliputi wilayah daratan seluas 19.844.117 Ha dan wilayah lautan sejauh 12 mil laut dari garis pantai terluar ke arah laut seluas 1.021.657 Ha yang terdiri atas 10 Kabupaten yaitu Kabupaten Nunukan, Malinau, Kutai Barat, Bulungan, Berau, Kutai Timur, Kutai Kartanegara, Penajam Paser Utara, Paser dan Tana Tidung serta terdiri dari 4 Kota yaitu Balikpapan, Samarinda, Bontang dan Tarakan.

Jumlah penduduk Kalimantan Timur dari tahun ke tahun mencatat kenaikan yang cukup tinggi, jumlah penduduk pada tahun 2009 sebesar 3.164.800 jiwa naik menjadi 3.553.143 Jiwa menurut hasil sensus pada Tahun 2010 dengan peningkatan sebesar 388.343 atau 12%.

Struktur PDRB ekonomi Kalimantan Timur Tahun 2010 dengan migas maupun non migas tidak jauh berbeda dari tahun – tahun sebelumnya. PDRB dengan migas menunjukan bahwa sektor ekonomi yang sangat berperan dalam pembentukan PDRB Kalimantan Timur adalah sektor Pertambangan (47,13%), Industri Pengolahan (26,78%) sektor Perdagangan, Hotel dan Restoran (5,76%). PDRB dengan non migas didominasi oleh sektor Pertambangan (42,52%), Industri Pengolahan (8,96%), sektor Perdagangan, Hotel dan Restoran (14,39%), sektor Pertanian 10,72%), sektor Pengangkutan dan Komunikasi (6,96%).