TAX GATHERING PEMKAB KUTIM

Kepala Bapenda Prov. Kaltim Dra. Hj. Ismiati M.Si menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan Tax Gathering 2019 gelaran Pemkab Kutim

JAKARTA- Dalam upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kutai Timur (Kutim) mengadakan Tax Gathering Wajib Pajak Besar di sektor pertambangan, perhutanan, dan perkebunan (P3) di wilayah Kutim. Kegiatan dilakukan pada Kamis (28/3) di Hotel Red Top Jakarta.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Prov. Kaltim Dra. Hj. Ismiati, M.Si hadir sebagai narasumber bersama Kepala Kanwil DJP Kaltimra, Kajati Kaltim, dan Direktorat Pendapatan Daerah Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri.
Dalam paparannya, Ibu Ismiati fokus menyampaikan tentang dana bagi hasil dari provinsi ke kabupaten/kota. Dia mengatakan, semakin besar realisasi penerimaan pajak daerah maka hasilnya akan semakin baik untuk masyarakat daerah.
“Dari total realisasi PBBKB sebesar Rp 2,77 triliun, secara keseluruhan penerimaan tersebut hanya untuk belanja bagi hasil, belanja pendidikan, dan belanja kesehatan yang wajib dialokasikan pada APBD. Tidak untuk belanja prioritas lainnya,” katanya.
Ibu Ismiati mengatakan, selama ini pemkab/pemkot mendapatkan dana bagi hasil pajak sebesar 30 persen. Dengan pengoptimalan penerimaan pajak daerah, maka dana bagi hasil pajak ke daerah nominalnya akan semakin besar.
“Banyak hal yang bisa dieksplorasi oleh Bapenda tingkat kabupaten dan kota untuk penerimaan pajak. Dengan saling bekerja sama, nantinya manfaat bisa dirasakan lebih luas lagi,” kata Ibu Ismiati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *