LAUNCHING E-SAMSAT KALTIM BERSAMA BANK MANDIRI DAN BCA

 

Pemprov Kaltim meresmikan peluncuran  Elektronik Samsat (e-Samsat) yang digagas Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltim dengan melibatkan sejumlah rekanan Bank, yakni PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Bank Central Asia (BCA).

Launching e-Samsat diselenggarakan di Lamin Etam, Jl Gajah Mada, Samarinda Kalimantan Timur, Selasa (18/12).

Peluncuran ditandai dengan penekanan sirine yang dilakukan Tim Pembina Samsat Kaltim yakni Gubernur Kaltim Bpk Dr. Ir. H. Isran Noor, M.Si, Kapolda Kaltim Bpk Inspektur Jenderal Polisi Drs. Priyo Widyanto, M.M, dan Bpk Bedri Kasman yang mewakili PT Jasa Raharja (Persero). Serta Wakil Gubernur Kaltim Bpk H. Hadi Mulyadi, S.Si, M.Si, Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Prov. Kaltim Ibu Dr. Meiliana, S.E.,M.M, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Prov. Kaltim Ibu Dra. Hj. Ismiati, M.Si, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Kaltim Kombes Pol. Bpk Subandriya, S.H,M.H, Transaction Banking Head PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Region IX Kalimantan Bpk Rachmadi Hermawan, serta Kepala Pengembangan Bisnis PT Bank Central Asia (BCA) Bpk Hendrik.

Usai menekan tombol sirine, Gubernur Kaltim  berkesempatan melakukan uji transaksi e-Samsat di mobil yang disediakan Bank Mandiri.

“Wah, ternyata gampang aja caranya,” ujar Bpk Isran usai melakukan transaksi.

Sementara itu, Ibu Ismiati mengatakan, e-Samsat Bank Mandiri dan BCA sebenarnya sudah bisa digunakan sekitar sebulan lalu. Beberapa transaksi pun sudah masuk ke dalam sistem. Dengan bekerja sama dengan perbankan, kata dia, bakal memudahkan wajib pajak (WP) dalam melaksanakan kewajiban. Sebab, telah tersedia banyak pilihan.

Sementara itu, pihak Bank Mandiri mengaku akan terus melakukan sosialisasi agar masyarakat semakin banyak memanfaatkan layanan tersebut.

“Kami akan sosialisasi bersama. Dari sisi internal kami dengan nasabah maupun di luar nasabah. Harapannya target dari sisi penerimaan untuk pajak 2019 bisa tercapai,” ujar Bpk Hermawan.

Ia menjelaskan, Bank Mandiri memiliki dua channel dalam pelayanan e-Samsat, yakni melalui ATM dan Mandiri Mobile

“Ini adalah salah satu channel yang paling tidak kebutuhan yang tak terbatas dari sisi pembayaran pajak. Semoga semuanya berjalan lancar di sistem kami,” katanya.

Selanjutnya Bank Mandiri berencana mengembangkan channel lain, seperti auto-debet khususnya untuk pembayaran pajak kendaraan bermotor perusahaan. Pasalnya selama pelayanan pajak kendaraan atas nama perusahaan belum bisa dilayani via e-Samsat.

“Kalau perorangan dan pribadi kami bisa,” ucapnya.

Bank Mandiri memiliki 32 Cabang di Kaltim untuk area Samarinda (di Luar Balikpapan). Bank Mandiri juga didukung jaringan Electronic Data Capture (EDC) sebanyak 3.300 dan ATM 287 unit yang nantinya siap menerima layanan transaksi e-Samsat.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *