About Administrator DISPENDA KALTIM

dispenda.kaltimprov.go.id

BAPENDA GELAR TAUSIYAH RAMADAN

SAMARINDA – Memasuki pertengahan Ramadan 1440 H, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Prov. Kaltim melaksanakan kegiatan Tausiyah Ramadan, Rabu (15/5). Tak hanya diikuti seluruh keluarga besar Bapenda Prov. Kaltim, pada hari yang berbahagia itu Plt Sekda Prov. Kaltim Dr. Hj. Meiliana turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Ibu Meiliana mengapresiasi kinerja Bapenda yang sangat optimal dalam merealisasikan pendapatan asli daerah (PAD).

“Semoga kerja tim yang solid ini terus bertahan. Tak hanya di lingkup internal Bapenda. Namun juga di jajaran SKPD yang ada di Pemprov Kaltim. Serta para mitra, termasuk masyarakat,” ucap Ibu Meiliana.

“Bekerja memang harus tulus dan ikhlas maka kerja tersebut menjadi ringan,” sambung Ibu Meiliana.

Usai memberikan sambutan, Ibu Meiliana mendapatkan kejutan kecil dari seluruh keluarga besar Bapenda berupa kue, doa, dan ucapan selamat ulang tahun.

Kepala Bapenda Prov. Kaltim Dra. Hj. Ismiati, M.Si beserta seluruh staf dengan tulus mendoakan untuk Milad ke-60 Ibu Meiliana.

Doa bersama dipimpin oleh Ustaz Kyai Haji Andi Muhammad Faisal. Kemudian dilanjutkan dengan tausiyah tentang keistimewaan Ramadan.

BULAN PENUH BERKAH, PELAYANAN SAMSAT TETAP OPTIMAL

BALIKPAPAN – Meski sedang menjalankan ibadah puasa Ramadan 1440 H, seluruh petugas pelayanan di Kantor Samsat tetap memberikan pelayanan prima. Salah satunya di Samsat Corner Balikpapan Super-Block (BSB), yang baru saja dibuka beberapa waktu lalu dan berdampingan dengan layanan pembuatan SIM.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Prov. Kaltim Dra. Hj. Ismiati, M.Si, pada Kamis (9/5) melakukan peninjauan untuk melihat langsung kondisi di lapangan. Ibu Ismiati memberikan apresiasi kepada petugas yang tetap bekerja dengan baik.

“Bekerja dengan sepenuh hati juga bagian dari ibadah yang bisa dilakukan pada saat Bulan Suci Ramadan. Kepuasan masyarakat sebagai wajib pajak jadi prioritas kami,” sebutnya.

Bapenda Prov. Kaltim, kata dia, juga tak henti memberikan inovasi layanan agar semakin mempermudah masyarakat. Bila tak sempat ke Kantor Samsat, telah tersedia beberapa pilihan cara pembayaran pajak kendaraan.

“Masyarakat bisa memanfaatkan layanan Samsat Delivery Pos (Sadelpos) atau bayar di Indomaret. Layanan e-Samsat kami juga tersedia di beberapa perbankan seperti Bankaltimtara, BNI, BCA, BTN, BRIsyariah, dan Mandiri,” beber Ibu Ismiati.

Setelah meninjau Samsat Corner BSB, Ibu Ismiati juga mengunjungi Kantor Samsat Markoni Balikpapan. Di kantor pelayanan ini baru saja dilakukan renovasi bangunan dan sedang dalam tahap penilaian tim ISO 9001:2015.

“Saya memastikan fasilitas pelayanan harus baik,” ucap Ibu Ismiati.

Diketahui, ISO 9001:2015 adalah standar internasional di bidang sistem manajemen mutu. Implementasi ISO diharapkan sebagai langkah awal menuju pelayanan publik yang prima di bidang kesamsatan.

BAPENDA GELAR RAPAT PENYESUAIAN TARIF NJKB BARU

BALIKPAPAN– Dengan terbitnya Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 14/2019 tentang Perhitungan Dasar Pengenaan PKB dan BBNKB 2019, maka Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Prov. Kaltim bakal melakukan penyesuaian perhitungan Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) dan Nilai Jual Ubah Bentuk sebagai dasar pengenaan PKB dan BBNKB sebelum tahun 2019.

Kamis (9/5), dilakukan rapat pembahasan Rancangan Peraturan Gubernur (Rapergub) yang akan mengatur penyesuaian tersebut, di Balikpapan. Kepala Bapenda Prov. Kaltim Dra. Hj. Ismiati, M.Si, menekankan perubahan NJKB memerhatikan harga pasaran umum (HPU) serta jumlah kendaraan yang banyak digunakan di Kaltim. Sebab, menurut Ibu Ismiati, naik dan turunnya NJKB bakal berpengaruh pada pendapatan PKB.

“Dengan penyesuaian itu, kami optimistis target PKB dan BBNKB 2019 tetap akan tercapai. Sampai hari ini, penerimaan PKB telah mencapai 41,57 persen dari target Rp 800 miliar. Sementara BBNKB sebesar 46,06 persen dari target Rp 800 miliar,” ungkapnya.

Optimisme capaian target itu juga didukung dengan pertumbuhan ekonomi daerah yang membaik. Ibu Ismiati mengatakan, dari asesmen Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw–BI) Kaltim, peningkatan pertumbuhan ekonomi Kaltim triwulan II 2019 didorong oleh naiknya kinerja seluruh lapangan usaha utama Kaltim. Terutama pertambangan.

Berdasarkan hasil asesmen terhadap indikator-indikator makroekonomi, BI pun berasumsi pertumbuhan ekonomi Kaltim triwulan II 2019 diperkirakan berada pada kisaran 3,35-3,75 persen (yoy).

BAPENDA SAMBUT RAMADAN DENGAN DOA BERSAMA

SAMARINDA – Marhaban Yaa Ramadan. Menyambut Bulan Suci keluarga besar Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Prov. Kaltim menggelar doa bersama, Jumat (3/5).

Kepala Bapenda Prov. Kaltim Dra. Hj. Ismiati, M.Si, mengatakan walau sedang berpuasa seluruh pegawai dapat bekerja secara optimal dan beribadah dengan lancar.

“Kami tetap memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat di bulan yang penuh berkah itu,” ucapnya.

Doa bersama dipimpin oleh Ustaz Abdul Syakur, Lc, MH, beliau juga memberikan tausiyah tentang keutamaan dan adab-adab berpuasa.

Diketahui, jam pelayanan Samsat pada saat Ramadan pada Senin-Kamis dimulai pukul 08.30 Wita sampai dengan 13.00 Wita. Sementara Jumat dimulai pukul 08.30-10.30 Wita, dan Sabtu pukul 08.30-11.00 Wita.

GUBERNUR APRESIASI KONTRIBUSI WAPU PBBKB

JAKARTA – Gubernur Kaltim H Isran Noor menyapa para Penyedia BBM dan Wajib Pungut (Wapu) Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) Kaltim, dalam acara Ramah Tamah yang dilakukan di Hotel Grand Sahid Jakarta, Senin (29/4).

“Atas nama pemerintah dan mewakili masyarakat Kaltim, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh penyedia BBM dan Wapu di Kaltim. Sebab telah berkontribusi dalam PAD (Pendapatan Asli Daerah) Kaltim,” ungkap Bapak Isran.

Dalam kesempatan ini Gubernur Isran berpesan agar penyedia BBM maupun Wajib Pungut PBBKB transparan, termasuk penyampaian pajaknya kepada pemerintah. Gubernur berharap, seiring membaiknya kondisi ekonomi maka kontribusi yang diberikan akan semakin meningkat. Hadir mendampingi Plt Sekprov Kaltim Hj Meiliana serta Direktur Pendapatan Daerah Kemendagri Hendriwan.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Prov. Kaltim Dra. Hj. Ismiati, M.Si mengatakan terdapat 22 Wapu di Kaltim. Pada tahun 2018, dari total realisasi PAD sebesar Rp 5,75 triliun, capaian PBBKB tercatat sebesar Rp 2,75 triliun.

“PBBKB berkontribusi kurang lebih 40 persen dari total PAD Kaltim pada tahun 2018,” ucap Ibu Ismiati.