SADELPOS JADI KEBANGGAAN KALTIM

SEMARANG- Wakil Gubernur Kalimantan Timur H. Hadi Mulyadi, S.Si, M.Si menerima Award Top 99 Inovasi Pelayanan Publik 2019. Penghargaan diserahkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin di Hotel Gumaya Semarang, Kamis (18/7).

Bukan hal mudah masuk dijajaran Top 99 Inovasi Pelayanan Publik. Sejak kompetisi dibuka awal tahun lalu, sebanyak 3.156 proposal yang ikut serta. Namun, hanya 1.627 proposal yang lolos seleksi administrasi. Kemudian terpilih 99 inovasi dari hasil penilaian tim evaluasi dan tim panelis independen.

“Menteri Syafruddin memberikan apresiasi untuk SADELPOS (Samsat Delivery Pos), karena inovasi ini merupakan wujud upaya pemprov dalam memberikan pelayanan yang terbaik untuk seluruh warga,” ungkap Wagub.

Senin (15/7), inovasi SADELPOS (Samsat Delivery Pos) dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Prov. Kaltim mengikuti tahapan selanjutnya yakni Presentasi dan Wawancara di Jakarta.

Wagub didampingi Kepala Bapenda Prov Kaltim Dra. Hj. Ismiati, M.Si, Pimpinan PT Pos Indonesia Cabang Balikpapan, beserta tim, langsung menyajikan paparan di hadapan tim panel independen yang dipimpin J.B Kristiadi.

Dalam paparan yang singkat, padat, dan jelas, Wagub menjelaskan bahwa SADELPOS merupakan salah satu upaya Pemprov Kaltim menghadirkan layanan baik untuk masyarakat. Selain memberikan manfaat kepada warga, SADELPOS juga membantu pemprov untuk mendorong penerimaan pajak, serta meningkatkan kinerja BUMN yakni PT Pos Indonesia.

“Masyarakat terbantu karena tak perlu jauh-jauh ke kantor samsat untuk mengurus pajak kendaraan bermotor. Cukup telepon Pak Pos, biaya jasanya pun sangat terjangkau yakni Rp 12 ribu masing-masing untuk ongkos jemput dan antar.

Layanan ini begitu diminati masyarakat. Ibu Ismiati menambahkan, dari seluruh penerimaan PKB melalui e-Samsat, penerimaan dari PT Pos Indonesia menduduki transaksi terbesar. Sebab, layanan PT Pos Indonesia tersebar di seluruh pelosok Kalimantan Timur. Sepanjang tahun 2017, tercatat sebanyak 2.803 unit kendaraan membayarkan pajaknya lewat PT Pos Indonesia dengan besar penerimaan Rp 1,35 miliar.

Jumlahnya melonjak pada 2018 tercatat sebanyak 18.127 unit kendaraan dengan total penerimaan Rp 10,29 miliar. Sampai dengan Juni 2019, sebanyak 9.199 unit kendaraan dengan jumlah penerimaan Rp 6,04 miliar masuk ke kas daerah dari layanan ini.

Setelah wawancara akan dilakukan survey ke unit pelayanan publik yang memiliki inovasi untuk menentukan Top 45 KIPP 2019.

“Kami optimistis dengan dampak positif yang begitu besar dirasakan oleh semua pihak, inovasi ini bisa kembali masuk ke Top 45. Namun, hal terpenting adalah kami akan berkomitmen untuk terus menyediakan layanan terbaik di segala bidang,” ungkap Wagub.

BAPENDA GELAR TAUSIYAH RAMADAN

SAMARINDA – Memasuki pertengahan Ramadan 1440 H, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Prov. Kaltim melaksanakan kegiatan Tausiyah Ramadan, Rabu (15/5). Tak hanya diikuti seluruh keluarga besar Bapenda Prov. Kaltim, pada hari yang berbahagia itu Plt Sekda Prov. Kaltim Dr. Hj. Meiliana turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Ibu Meiliana mengapresiasi kinerja Bapenda yang sangat optimal dalam merealisasikan pendapatan asli daerah (PAD).

“Semoga kerja tim yang solid ini terus bertahan. Tak hanya di lingkup internal Bapenda. Namun juga di jajaran SKPD yang ada di Pemprov Kaltim. Serta para mitra, termasuk masyarakat,” ucap Ibu Meiliana.

“Bekerja memang harus tulus dan ikhlas maka kerja tersebut menjadi ringan,” sambung Ibu Meiliana.

Usai memberikan sambutan, Ibu Meiliana mendapatkan kejutan kecil dari seluruh keluarga besar Bapenda berupa kue, doa, dan ucapan selamat ulang tahun.

Kepala Bapenda Prov. Kaltim Dra. Hj. Ismiati, M.Si beserta seluruh staf dengan tulus mendoakan untuk Milad ke-60 Ibu Meiliana.

Doa bersama dipimpin oleh Ustaz Kyai Haji Andi Muhammad Faisal. Kemudian dilanjutkan dengan tausiyah tentang keistimewaan Ramadan.

BULAN PENUH BERKAH, PELAYANAN SAMSAT TETAP OPTIMAL

BALIKPAPAN – Meski sedang menjalankan ibadah puasa Ramadan 1440 H, seluruh petugas pelayanan di Kantor Samsat tetap memberikan pelayanan prima. Salah satunya di Samsat Corner Balikpapan Super-Block (BSB), yang baru saja dibuka beberapa waktu lalu dan berdampingan dengan layanan pembuatan SIM.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Prov. Kaltim Dra. Hj. Ismiati, M.Si, pada Kamis (9/5) melakukan peninjauan untuk melihat langsung kondisi di lapangan. Ibu Ismiati memberikan apresiasi kepada petugas yang tetap bekerja dengan baik.

“Bekerja dengan sepenuh hati juga bagian dari ibadah yang bisa dilakukan pada saat Bulan Suci Ramadan. Kepuasan masyarakat sebagai wajib pajak jadi prioritas kami,” sebutnya.

Bapenda Prov. Kaltim, kata dia, juga tak henti memberikan inovasi layanan agar semakin mempermudah masyarakat. Bila tak sempat ke Kantor Samsat, telah tersedia beberapa pilihan cara pembayaran pajak kendaraan.

“Masyarakat bisa memanfaatkan layanan Samsat Delivery Pos (Sadelpos) atau bayar di Indomaret. Layanan e-Samsat kami juga tersedia di beberapa perbankan seperti Bankaltimtara, BNI, BCA, BTN, BRIsyariah, dan Mandiri,” beber Ibu Ismiati.

Setelah meninjau Samsat Corner BSB, Ibu Ismiati juga mengunjungi Kantor Samsat Markoni Balikpapan. Di kantor pelayanan ini baru saja dilakukan renovasi bangunan dan sedang dalam tahap penilaian tim ISO 9001:2015.

“Saya memastikan fasilitas pelayanan harus baik,” ucap Ibu Ismiati.

Diketahui, ISO 9001:2015 adalah standar internasional di bidang sistem manajemen mutu. Implementasi ISO diharapkan sebagai langkah awal menuju pelayanan publik yang prima di bidang kesamsatan.

BAPENDA GELAR RAPAT PENYESUAIAN TARIF NJKB BARU

BALIKPAPAN– Dengan terbitnya Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 14/2019 tentang Perhitungan Dasar Pengenaan PKB dan BBNKB 2019, maka Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Prov. Kaltim bakal melakukan penyesuaian perhitungan Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) dan Nilai Jual Ubah Bentuk sebagai dasar pengenaan PKB dan BBNKB sebelum tahun 2019.

Kamis (9/5), dilakukan rapat pembahasan Rancangan Peraturan Gubernur (Rapergub) yang akan mengatur penyesuaian tersebut, di Balikpapan. Kepala Bapenda Prov. Kaltim Dra. Hj. Ismiati, M.Si, menekankan perubahan NJKB memerhatikan harga pasaran umum (HPU) serta jumlah kendaraan yang banyak digunakan di Kaltim. Sebab, menurut Ibu Ismiati, naik dan turunnya NJKB bakal berpengaruh pada pendapatan PKB.

“Dengan penyesuaian itu, kami optimistis target PKB dan BBNKB 2019 tetap akan tercapai. Sampai hari ini, penerimaan PKB telah mencapai 41,57 persen dari target Rp 800 miliar. Sementara BBNKB sebesar 46,06 persen dari target Rp 800 miliar,” ungkapnya.

Optimisme capaian target itu juga didukung dengan pertumbuhan ekonomi daerah yang membaik. Ibu Ismiati mengatakan, dari asesmen Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw–BI) Kaltim, peningkatan pertumbuhan ekonomi Kaltim triwulan II 2019 didorong oleh naiknya kinerja seluruh lapangan usaha utama Kaltim. Terutama pertambangan.

Berdasarkan hasil asesmen terhadap indikator-indikator makroekonomi, BI pun berasumsi pertumbuhan ekonomi Kaltim triwulan II 2019 diperkirakan berada pada kisaran 3,35-3,75 persen (yoy).

BAPENDA SAMBUT RAMADAN DENGAN DOA BERSAMA

SAMARINDA – Marhaban Yaa Ramadan. Menyambut Bulan Suci keluarga besar Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Prov. Kaltim menggelar doa bersama, Jumat (3/5).

Kepala Bapenda Prov. Kaltim Dra. Hj. Ismiati, M.Si, mengatakan walau sedang berpuasa seluruh pegawai dapat bekerja secara optimal dan beribadah dengan lancar.

“Kami tetap memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat di bulan yang penuh berkah itu,” ucapnya.

Doa bersama dipimpin oleh Ustaz Abdul Syakur, Lc, MH, beliau juga memberikan tausiyah tentang keutamaan dan adab-adab berpuasa.

Diketahui, jam pelayanan Samsat pada saat Ramadan pada Senin-Kamis dimulai pukul 08.30 Wita sampai dengan 13.00 Wita. Sementara Jumat dimulai pukul 08.30-10.30 Wita, dan Sabtu pukul 08.30-11.00 Wita.